Pelatih Korea Latih Atlit Taekwondo Aceh

14 10 2009

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menerima Wakil Ketua Federasi Industri Taekwondo Korea Kim Yong Kill di ruang rapat Gubernur Aceh Selasa (2/6/2009) demi mendengarkan paparan tentang perkembangan program pelatihan dan pengembangan Taekwondo Aceh Go-International.

Dalam kunjungan singkat tersebut Kim Yong Kill memperkenalkan para pelatih yang sudah dipilih oleh pemerintah Korea untuk melatih dan membina atlit-atlit taekwondo Aceh dalam menghadapi berbagai ajang olahraga nasional dan internasional terutama Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung tahun 2012 nanti.

Kim Yong Kill menyatakan bahwa pelatih yang ia bawa dari Korea tersebut akan berada di Aceh selama tiga tahun dan mengerahkan segala kemampuan yang mereka miliki untuk ditularkan kepada pelatih atlet-atlet Aceh sehingga pelatih Aceh dapat menseleksi atlet terbaik untuk tampil.

Kim menyebutkan bahwa Taekwondo sangat cocok dengan Aceh, ketika membaca kisah Aceh dimasa lalu, dia melihat bahwa semangat yang dimiliki oleh rakyat di kerajaan Aceh dimana ada tingkatan-tingkatan yang dilalui sebelum meraih tempat tertinggi sangat sesuai dengan semangat Taekwondo, ia berharap atlet Aceh dapat mengemban tugasnya dengan baik dan berhasil meraih tujuannya.  Gubernur menimpali bahwa walaupun seleksi atlet memang tanggung jawab pemerintah, namun pelatih Korea berhak menetapkan yang bagus dan yang tidak bagus.  “Kita serahkan seleksi atlet kepada pelatih internasional seperti yang telah kita lakukan dengan atlet sepakbola kita, kita tidak mau berbagai macam interest atau KKN dalam pemilihan atlet, mereka yang dilatih memang betul-betul mampu berprestasi, semoga tahun depan kalau dana memungkinkan kita bisa merekrut atlet-atlet yang ada di seluruh Aceh” demikian ungkap Irwandi Yusuf.

Gubernur juga mengharapkan selain atlet olahraga sepakbola aceh yang sedang disiapkan di Paraguay untuk ajang internasional, Taekwondo juga dapat menghasilkan atlet yang tidak hanya bisa menjadi jawara di tingkat nasional namun juga internasional.

Pertemuan yang  ditutup dengan memberikan hormat Taekwondo oleh Kim dan ketiga pelatih yang ikut dengannya juga  turut dihadiri oleh Kadispora Aceh Teuku Rayuan Sukma, Sekretaris Umum Koni Aceh Drs. Nuzuli MS, Ketua Taekwondo Aceh Ilmiza Sa’adudin Djamal. Grandmaster dan Master Taekwondo Korea Hooi Youn, Youngmin dan Jaekil.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Aceh tersebut, Kadispora Aceh T Rayuan Sukma menyampaikan bahwa pelatih dari Korea yang juga merupakan peraih emas di olimpiade Athena 2004 menjamin bahwa Aceh akan mendapatkan medali emas dalam Pekan Olahraga Nasional 2012 di Riau. ”Ide Gubernur Aceh untuk menghadirkan pelatih profesional dari Korea ini memiliki prospek yang sangat bagus, selama bertahun-tahun Aceh belum pernah mendapatkan medali emas dari cabang ini di ajang nasional, mereka menjamin dalam PON tahun 2012 kita bisa mendapatkan emas di cabang ini, Insya Allah kita sangat optimis, ini bukanlah impian kosong terutama melihat track record dan kualitas dari para pelatih ini, mereka adalah atlet yang sudah terbukti di ajang olahraga internasional sekaliber olimpiade” ujar Rayuan.

Para pelatih yang akan berada di Aceh selama tiga tahun ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Aceh dan pemerintah Korea melalui kerjasama pada saat kunjungan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar ke Korea Mei 2009.

Para pelatih yang terdiri dari 2 Grand Master dan 1 Master ini dibiayai oleh Pemerintah Korea sementara Pemerintah Aceh hanya menyediakan transportasi lokal, konsumsi dan akomodasi.

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s




%d bloggers like this: